画蛇添足

画蛇添足
Menggambar Ular Menambahkan Kaki

Pada zaman dahulu, sekawanan pemuda mendapat hadiah sekendi arak, mereka sangat ingin meminumnya. Untuk memutuskan siapa yang berhak meminumnya, seorang pemuda mengusulkan setiap orang menggambarkan seekor ular di tanah, siapa yang tercepat dan terbaik, maka berhak meminum arak tersebut. Semua merasa cara ini sangat adil dan mereka mulai menggambarnya.

Terdapat seorang yang menggambar sangat cepat, hanya dalam sekejap dia sudah menyelesaikannya. Dia pun segera meraih kendi arak tersebut. Pada saat memegang kendi arak, dia kembali menoleh ke belakang dan melihat yang lainnya masih belum selesai menggambar, sambil bergumam: ”Saya akan menambahkan beberapa kaki pada ular, mereka pasti belum selesai juga.” Selesai bergumam, sambil memegang kendi arak di tangan kirinya, dia segera menggambar kaki dengan ranting potong di tangan kanannya.

Tak diduga, sebelum selesai menggambar kaki, seseorang di sebelah menyelesaikan gambarnya. Orang ini segera merebut kendi arak dari tangannya, sambil berkata: ”Apakah kau pernah melihat ular? Ular tidak memiliki kaki, kenapa kau menambahkan kaki pada ular?”

Orang itu mulai berdalih: ”Aku sudah selesai menggambar dari tadi, berhubung kalian belum selesai makanya aku menambahkan beberapa kaki.”


”Ular mana ada kaki? Kamu tambahkan kaki, sekarang bukan ular lagi. Orang yang pertama selesai menggambar ular itu aku.” Selesai berkata, orang ini langsung menengadahkan kepalanya dan meneguk arak sampai habis.

Idiom ini mengumpamakan bahwa menambahkan sesuatu yang berlebihan akan menimbulkan efeknya yang tidak baik.

画蛇添足 dibaca ”huà shé tiān zú”
Contoh Kalimat:
1 多写上这一句,不但没增强表现力,反而成了画蛇添足。
2 你这篇文章已经写得很完美了,如果再加内容进去那就是画蛇添足了。
3 这条裙子已经很完美了,别再做任何修饰了,那只会画蛇添足。
Dibaca 1284x
BERBAGI ARTIKEL INI...

Cuaca saat ini

JAKARTA DKI Jakarta

Rumah Mandarin © 2018-2021 Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang
This web developed by Benny Lo (羅強基)