黔驴技穷

黔驴技穷
Keledai di Guizhou Kehabisan Akal

“黔” (qián) adalah julukan Provinsi Guizhou. Zaman dahulu, provinsi ini tidak ada keledai. Satu hari ada orang mengirimkan seekor keledai dan melepaskannya di hutan belantara.

Seekor macan pertama kali melihat keledai, ia tidak mengenalnya dan merasa hewan besar ini pasti sangat ajaib, dan ia pun bersembunyi dalam semak belukar sambil mengintipnya. Kemudian, macan secara perlahan-lahan dan berhati-hati mendekati keledai tersebut. Begitu keledai meringkik, macan pun kaget dan lari ketakutan.

Setelah meneliti dengan saksama dan merasa keledai ternyata tidak memiliki kehebatan apa-apa selain suara ringkikan, akhirnya macan menutuskan mendekati keledai lagi, mencoba mengitarinya berkali-kali untuk melihat bagaimana responnya. Macan semakin lama semakin berani mengambil resiko. Keledai merasa terganggu dengan kehadiran macan, dengan marahnya ia mulai menendang macan.

Macan tiada hentinya mengganggu, sedangkan keledai hanya dapat menendang saja tanpa menggunkaan cara lainnya. Macan pun berpikir dalam hati: ”kemampuanmu hanya demikian”, lalu meraung dan menerkam keledai serta memakannya.

Idiom ini digunakan untuk menggambarkan orang yang kehabisan akal, tidak memiliki cara lain lagi.

黔驴技穷 dibaca ”qián lǘ jì qióng”
Contoh Kalimat:
1 你的建议对他将非常有价值,因为他现在已经黔驴技穷了。
2 现在看来,这个可恶的家伙已经是黔驴技穷了,我们对他不得不防着点。
3 他们队虽然开始凭体力好占了一点上风,但很快黔驴技穷,被我们打得溃不成军。
Dibaca 1097x
BERBAGI ARTIKEL INI...

Cuaca saat ini

JAKARTA DKI Jakarta

Rumah Mandarin © 2018-2021 Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang
This web developed by Benny Lo (羅強基)