掩耳盗铃

掩耳盗铃
Mencuri Lonceng Sambil Menutup Telinga

Dahulu kala ada seorang pencuri, saat melihat sebuah lonceng di depan pintu maka timbullah niat untuk mencurinya. Satu masalah yang dihadapi, lonceng tersebut terlalu besar dan berat, dia tidak sanggup membawanya pergi.
Kemudian dia membawa sebuah palu besi dan berencana memecahkan lonceng tersebut supaya dapat dibawa. Akan tetapi masalah lain timbul saat dia memecahkannya, karena di saat dia memalu, lonceng tersebut akan menimbulkan bunyi sehingga akan ketahuan orang lain.
Dia berpikir sejenak, tiba-tiba mendapatkan ide yang cemerlang. ”Telinga akan mendengar saat lonceng berbunyi, tetapi jika telinga ditutup, maka bunyi lonceng tidak akan kedengaran,” pikirnya. Dengan demikian, dia pun mulai memalu lonceng tersebut dengan telinga tertutup.
Idiom ini digunakan untuk menggambarkan orang bodoh yang menipu dirinya sendiri.
掩耳盗铃 dibaca ”yǎn ěr dào líng”
Contoh kalimat:
1 无论学习还是工作中,我们都应实事求是,不可掩耳盗铃,自欺欺人。
2 别以为自己聪明,可以掩饰所做的坏事,其实是掩耳盗铃,自欺欺人。
3 不幸的是,就像他们已经看到的,这种一厢情愿掩耳盗铃式的做法实在是没什么效果。
Dibaca 1702x
BERBAGI ARTIKEL INI...

Cuaca saat ini

JAKARTA DKI Jakarta

Rumah Mandarin © 2018-2021 Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang
This web developed by Benny Lo (羅強基)