朝三暮四

朝三暮四
Tiga di Pagi Hari, Empat di Malam Hari

Pada zaman Chunqiu, di negara Song, terdapat seorang peternak kera. Si peternak sangat menyukai kera, ia memelihara sekawanan kera di rumahnya.
Sekian lamanya memelihara kera, secara perlahan-lahan ia pun mengerti apa yang kera-kera kehendaki, dan kera-kera pun mengerti pikiran tuannya. Dia bersedia berhemat demi membeli makanan enak untuk kera-keranya.
Berselang beberapa tahun, dia pun tak sanggup menyokong kawanan keranya itu, dan mulai berpikir untuk membatasi makanan mereka. Namun, ia takut kera-kera tidak mengindahkan kata-katanya, sehingga muncul pikiran untuk berbohong. Suatu hari, dia berkata kepada kera-kera: “Besok, buah sarangan (makanan) yang akan aku berikan kepada kalian, 3 biji untuk pagi hari, dan 4 biji untuk malam hari. Bagaimana?”
Kera-kera sangat marah setelah mendengarnya, satu per satu melompat keluar dan meraung-raung tiada henti.
Melihat reaksi kera-kera, si peternak lalu berkata: “Bagaimana kalau 4 biji di pagi hari, dan 3 biji di malam hari?”
Kera-kera merasa sangat gembira setelah mendengarnya dan berguling-guling di tanah.
Peribahasa ini sebenarnya untuk mendeskripsikan seseorang yang melakukan taktik memperdaya orang lain. Belakangan peribahasa ini digunakan untuk mereka yang sering berganti haluan.
朝三暮四 dibaca: “zhāo sān mù sì”
Contoh kalimat:
1 他向来厌恶反覆无常,做事绝对不会朝三暮四的。
2 她行事向来果断,不是个朝三暮四的人,别再冤枉她了。
3 我们做事情要有目标,不要朝三暮四,乱定计划,这样往往一事无成。
Dibaca 802x
BERBAGI ARTIKEL INI...

Cuaca saat ini

JAKARTA DKI Jakarta

Rumah Mandarin © 2018-2021 Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang
This web developed by Benny Lo (羅強基)