Radikal “火” dan aksara bentukannya(2)

Radikal “火” dan aksara bentukannya(2)
(Zhangdong)
Catatan tambahan untuk aksara yang mengandung radikal api.
1 Sifat utama api adalah “terang” dan “panas membara”, namun “hangat” lebih jarang digunakan. Di antara tiga sifat di atas, “terang” ada sifat alamiah dari api, sedangkan “panas membara” dan “hangat” merupakan persepsi dari manusia. Berdasarkan sifat ini, persepsi “panas membara” bagi orang Tiongkok jauh lebih besar dibandingkan dengan “hangat”. Dengan demikian, aksara api sangat relevan dengan apa yang dijabarkan dalam Kamus Penjelasan Aksara.
2 Aksara “熨” terdiri dari dua komponen, yakni komponen radikal “火” dan komponen suara “尉(yù)”. Sebenarnya bagian kanan aksara “尉” terbentuk dari tiga unsur, yakni “尸、二、土”, tetapi dengan berselangnya waktu, unsur “土” diubah menjadi “小”. Dalam aksara sederhana, terdapat beberapa aksara dengan elemen api merupakan perubahan dari aksara lain, misalnya merupakan “灵(靈,línɡ)”.
3 Aksara api juga dipakai untuk mencatat beberapa unsur kimia, misalnya:烯(xī)、烃(tīnɡ)、炔(quē)、焓(hán)、㶲(yòng), dan lainnya.
4 Aksara api juga dipakai untuk membentuk huruf marga, misalnya: 炅(ɡuì)、炔(ɡuì)、炳(bǐnɡ)、耿(ɡěnɡ),dan lainnya.
5 Sifat alamiah api –terang benderang, dalam pembentukan aksara dapat diganti dengan “日” dan “光” , berguna untuk membentuk varian lain dari aksara semula. Misalnya:煊(xuān)——暄(xuān)、煇(huī)——輝(huī). Api karena membakar sehingga muncul asap, dalam pembetukan aksaranya dapat diganti dengan “气”, misalnya:烟煴(yānyùn)——氤氲(yīnyūn).
6 Aksara “烝(zhēnɡ)” sama dengan “蒸(zhēnɡ)”,memiliki makna naiknya energi panas (火气上腾:huǒqì shànɡténɡ). “烝” dalam pembentukan kata bersama morfem “腾” menyatakan jumlah energi air yang banyak, sehingga muncul makna “banyak”. Inilah asal-usul “烝” dari kata “烝民(zhēnɡmín)”、“烝庶(zhēnɡshù)” dan lainnya. “烝” dalam pembentukan kata bersama morfem “上” bermakna “terjadinya tindak asusila(上淫曰烝:shànɡyín yuēzhēnɡ)”, yakni tindakan asusila bersama dengan wanita segenerasi dengan ibu kandung atau dengan kakak ipar wanita, seperti yang diceritakan dalam Buku Zuo Zhuan(《左传》).
7 Aksara “焘(dào)” yang beradikal “灬” adalah varian lain dari aksara “帱(dào)”, tidak diketahui apa hubungannya dengan api atau uap. Tetapi dari pelafalannya, aksara “焘” memiliki bunyi yang sama dengan “悼(哀悼:āidào)” dan “祷(祈祷:qídǎo)”. Para pakar berpendapat aksara “焘” memiliki makna berdoa atau berhubungan dengan upacara kremasi(火葬:huǒzànɡ), sedangkan “帱” adalah kain yang dipakai untuk menutupi jenazah. Keduanya memiliki hubungan dengan orang berdoa saat melayat orang meninggal.
8 Beberapa aksara beradikal “灬” tetapi tidak memiliki hubungan dengan api, melainkan hanya bentuk penyederhanaan aksara saja, seperti “杰(jié)” merupakan penyederhanaan dari “傑”. Di luar itu, radikal “灬” melambangkan “ekor” dalam pembentukan aksara yang berhubungan dengan hewan. Misalnya: 熊(xiónɡ)、羔(ɡāo)、燕(yàn)、鳥(鸟:niǎo)、魚(鱼:yú)、爲(为:wèi )、為(为:wèi)、舃(xì)、焉(yān)、罴(pí)、羆(pí). Aksara “無(wú)” merupakan aksara asli dari “无(wú)”,memiliki akar yang sama dengan “舞(wǔ)”, keduanya berasal dari pertunjukan alih sihir pada zaman kuno. Radikal “灬” dalam aksara “無” melambangkan bentuk kaki manusia.
9 Terdapat beberapa aksara yang tidak diketahui apa hubungannya dengan api atau panas, misalnya: “炁” sama dengan “气”, berasal dari kata “坎炁”(kǎnqì, tali pusar yang dikeringkan –sejenis obat herbal), dan 煞(1. shā:mengakhiri; 2. shà:energi jahat, jin jahat). Jika sahabat Rumah Mandarin ada yang mengerti, mohon kiranya memberikan masukan kepada kami.
Dibaca 204x
BERBAGI ARTIKEL INI...

Cuaca saat ini

JAKARTA DKI Jakarta

Rumah Mandarin © 2018-2022 Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang
This web developed by Benny Lo (羅強基)